Berita Terbaru
BAZNAS Pasaman Turun Langsung Serahkan Bantuan Pasaman Peduli untuk Korban Kebakaran
Pasaman 11 Februari 2026–Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pasaman kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang tertimpa musibah kebakaran. Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman, H. Asnil M, SE., MM, didampingi Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Pasaman, Irfan Malin Mudo, S.Sos, turut mengiringi Bupati Pasaman Welly Suhery dan Wakil Bupati Pasaman Parulian meninjau langsung lokasi kebakaran di Jorong Induk Gadang, Nagari Jambak, Kecamatan Lubuk Sikaping.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Kamis, 05 Februari sekitar pukul 00.30 WIB. Kebakaran menghanguskan dua unit rumah beserta seluruh isinya milik Idrawati dan Naldo Vernandes. Musibah tersebut menyebabkan kerugian materi yang cukup besar dan membuat para korban kehilangan tempat tinggal serta harta benda.
Peninjauan yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Pasaman merupakan bentuk kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Pasaman turut menyerahkan bantuan berupa uang tunai melalui Program Pasaman Peduli guna membantu meringankan beban para korban pasca kebakaran.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman, H. Asnil M, SE., MM, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan amanah dari para muzaki yang disalurkan melalui BAZNAS untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya korban bencana.
BAZNAS Kabupaten Pasaman berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam membantu warga yang tertimpa musibah, sebagai wujud nyata pendistribusian zakat, infak, dan sedekah demi kesejahteraan umat.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS Pasaman
Satu Unit Rumah Ludes Terbakar, BAZNAS Pasaman Hadir Beri Bantuan Pasaman Peduli
Pasaman 11 Februari 2026–Suasana haru menyelimuti Jalan Syahbandar, Jorong Kampung Taji, Kecamatan Lubuk Sikaping, setelah musibah kebakaran melanda rumah milik Hardison pada Sabtu, 31 Januari 2026 sekitar pukul 12.00 WIB. Kobaran api yang begitu cepat melalap bangunan membuat rumah beserta sebagian besar harta benda korban tidak dapat diselamatkan.
Di tengah kesedihan yang dirasakan korban, kepedulian pun hadir. Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pasaman, H. Asnil M, SE., MM, bersama Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Pasaman, Irfan Malin Mudo, S.Sos, mendampingi Bupati Pasaman Welly Suhery dan Wakil Bupati Pasaman Parulian, serta turut diiringi oleh Dinas Sosial, meninjau langsung lokasi kebakaran.
Kehadiran rombongan tersebut menjadi penguat bagi korban yang sedang menghadapi cobaan berat. Mereka melihat langsung kondisi rumah yang telah hangus terbakar sekaligus memberikan dukungan moril agar korban tetap kuat dan tabah menghadapi ujian.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, BAZNAS Kabupaten Pasaman turut menyerahkan bantuan berupa uang tunai melalui Program Pasaman Peduli. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu meringankan beban korban serta memenuhi kebutuhan mendesak pasca musibah kebakaran.
Bupati Pasaman menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang terjadi dan berharap korban dapat diberikan ketabahan. Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Pasaman menegaskan komitmennya untuk selalu hadir membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah, sebagai wujud kepedulian dan amanah dari para muzaki.
Musibah ini menjadi pengingat bahwa cobaan bisa datang kapan saja. Namun, semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong masyarakat Pasaman menjadi bukti bahwa tidak ada warga yang dibiarkan menghadapi musibah sendirian.
Melalui sinergi antara Pemerintah Daerah, BAZNAS Kabupaten Pasaman, dan Dinas Sosial, diharapkan bantuan dan dukungan yang diberikan dapat menjadi penyemangat baru bagi korban untuk bangkit dan memulai kembali kehidupan mereka.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS Pasaman
BAZNAS dan PEMDA Pasaman Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Mustahik Disabilitas
Pemerintah Kabupaten Pasaman bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pasaman terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya penyandang disabilitas. Salah satu bentuk kepedulian tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan kursi roda kepada warga yang membutuhkan.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Pasaman, H. Parulian Dalimunthe, didampingi Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Pasaman, Buya Zulfahmi, S.Pd, Wali Nagari Padang Gelugur, serta staf terkait kepada Sarilah (66), seorang mustahik penyandang disabilitas. Penyerahan dilakukan di kediaman penerima manfaat yang berlokasi di Tapus Utara, Jorong Sentosa, Nagari Padang Gelugur, Kecamatan Padang Gelugur, Sabtu (7/2/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Pasaman, Buya Zulfahmi, menegaskan bahwa BAZNAS terus berupaya menghadirkan program bantuan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) diarahkan untuk memberikan manfaat nyata, terutama bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus seperti penyandang disabilitas.
“Melalui sinergi bersama Pemerintah Daerah, kami berupaya menghadirkan program yang mampu meningkatkan kualitas hidup para penyandang disabilitas agar dapat menjalani kehidupan dengan lebih layak,” ungkap Buya Zulfahmi.
Sementara itu, Wakil Bupati Pasaman, H. Parulian Dalimunthe, menyampaikan apresiasi terhadap peran aktif BAZNAS dalam mendukung berbagai program sosial daerah. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan lembaga zakat menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Pemerintah Kabupaten Pasaman berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus diperkuat dan dikembangkan dalam berbagai program sosial lainnya. Dengan adanya dukungan berkelanjutan, penyandang disabilitas diharapkan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial dan ekonomi.
Sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mewujudkan masyarakat Pasaman yang lebih peduli, inklusif, dan sejahtera.
BERITA09/02/2026 | Humas BAZNAS Pasaman
Ketua BAZNAS Pasaman Serahkan Beasiswa Pendidikan kepada 38 Mahasiswa STAI Lubuk Sikaping
Lubuk Sikaping (26/01/2026) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pasaman kembali menyalurkan bantuan pendidikan melalui program beasiswa kepada mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Lubuk Sikaping. Sebanyak 38 mahasiswa yang tergolong mustahik menerima bantuan beasiswa tersebut.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman, H. Asnil M., SE., MM, dalam kegiatan yang berlangsung di Lubuk Sikaping. Program beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan.
Dalam sambutannya, H. Asnil M. menyampaikan bahwa bantuan beasiswa ini bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzakki. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa serta menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan menyelesaikan studi dengan baik.
“BAZNAS hadir untuk memastikan dana umat disalurkan secara tepat sasaran. Melalui program beasiswa ini, kami berharap para mahasiswa dapat lebih fokus belajar dan kelak menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, serta mampu memberi kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Para mahasiswa penerima beasiswa menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Pasaman atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Bantuan ini dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pendidikan selama masa perkuliahan.
Melalui program Pasaman Cerdas, BAZNAS Kabupaten Pasaman terus berupaya mendukung dunia pendidikan sebagai salah satu pilar utama dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat.
BERITA26/01/2026 | Humas BAZNAS Pasaman
Bupati Pasaman Buka dan Serahkan Secara Simbolis Beasiswa Pasaman Cerdas Tahun 2026
Lubuk Sikaping — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pasaman kembali menyalurkan zakat pendidikan melalui Program Pasaman Cerdas (Beasiswa Mahasiswa) sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pasaman.
Penyerahan beasiswa dilakukan secara simbolis oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery, pada Jumat, 23 Januari 2026, pukul 07.30 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Balerong Anak Nagari, Komplek Rumah Dinas Bupati Pasaman.
Pada tahun ini, beasiswa Program Pasaman Cerdas disalurkan kepada 426 mahasiswa yang berasal dari 12 kecamatan di Kabupaten Pasaman. Total dana zakat yang didistribusikan sebesar Rp418.000.000 (empat ratus delapan belas juta rupiah).
Para penerima beasiswa tersebut tersebar di 45 perguruan tinggi, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Hal ini menunjukkan luasnya jangkauan manfaat zakat pendidikan yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Pasaman.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman, H. Asnil M, SE., MM, menyampaikan bahwa Program Pasaman Cerdas diharapkan mampu membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar tetap fokus dalam menyelesaikan pendidikan tinggi.
“Beasiswa ini bukan hanya bantuan finansial, tetapi juga amanah zakat yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan prestasi akademik dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Pasaman, Welly Suhery, menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah.
“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi daerah. Melalui Program Pasaman Cerdas ini, kita berharap tidak ada lagi anak-anak Pasaman yang terhambat pendidikannya hanya karena keterbatasan ekonomi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman, H. Asnil M., menjelaskan bahwa Program Pasaman Cerdas merupakan salah satu program unggulan BAZNAS yang secara khusus menyasar pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar tetap memiliki akses terhadap pendidikan tinggi.
“Tahun ini, BAZNAS Pasaman menyalurkan bantuan pendidikan kepada 426 mahasiswa dengan besaran bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan pendidikan masing-masing penerima. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menunjang kebutuhan perkuliahan,” ungkapnya.
Melalui Program Pasaman Cerdas, BAZNAS Kabupaten Pasaman berharap zakat yang dihimpun dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan, khususnya dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan.
BAZNAS Kabupaten Pasaman juga mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN), pelaku usaha, dan masyarakat Kabupaten Pasaman untuk meningkatkan kepedulian dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas dan tepat sasaran.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat, diharapkan terwujud generasi Pasaman yang unggul, berdaya saing, serta mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah menuju Pasaman yang cerdas dan sejahtera.
BERITA23/01/2026 | Humas BAZNAS Pasaman
BAZNAS Pasaman Salurkan Bantuan Tunai untuk Korban Kebakaran di Nagari Simpang Tonang Selatan
Ketua BAZNAS Pasaman Dampingi Bupati Kunjungi Korban Kebakaran di Duo Koto, Salurkan Bantuan Rp5 Juta per Korban
Pasaman — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pasaman, H. Asnil M, SE., MM, mengiringi Bupati Pasaman Welly Suhery meninjau langsung lokasi kebakaran di Jorong Setia, Nagari Simpang Tonang Selatan, Kecamatan Duo Koto, Rabu (21/1/2026).
Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (17/1/2026) tersebut menghanguskan dua unit rumah warga hingga rata dengan tanah. Dua warga yang terdampak dalam peristiwa tersebut adalah Yusraini (63) dan Misdawati (40).
Dalam kesempatan itu, Ketua BAZNAS Pasaman H. Asnil M, SE., MM menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta yang berasal dari BAZNAS Kabupaten Pasaman. Bantuan tersebut dibagi rata kepada dua korban kebakaran, masing-masing sebesar Rp5 juta.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan amanah dari para muzaki melalui BAZNAS Pasaman. Semoga dapat meringankan beban para korban kebakaran,” ujar H. Asnil M, SE., MM.
Ia menegaskan bahwa BAZNAS Pasaman akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah, khususnya akibat bencana.
Bupati Pasaman Welly Suhery menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS Pasaman yang cepat tanggap dalam menyalurkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran.
“Kehadiran BAZNAS bersama pemerintah daerah adalah bentuk nyata kepedulian kepada masyarakat,” kata Bupati.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Asisten I Setda Pasaman Asrial, Kepala Dinas Kominfo Fatrizon, Kepala Dinas Sosial Arma Putra, Kalaksa BPBD Mardianto, Kapolsek Duo Koto, Camat Duo Koto, Wali Nagari Simpang Tonang Selatan, serta unsur terkait lainnya.
Salah seorang korban kebakaran, Yusraini, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Terima kasih atas bantuan dan kepedulian yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ucapnya.
Untuk sementara waktu, para korban kebakaran masih menumpang di rumah kerabat sambil menunggu proses pemulihan dan pembangunan kembali rumah mereka.
BERITA21/01/2026 | Humas BAZNAS Pasaman
Pimpinan BAZNAS Pasaman Serahkan Donasi ke BAZNAS Tanah Datar
Pasaman — Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pasaman menyalurkan bantuan donasi berupa uang tunai sebesar Rp5.000.000 kepada BAZNAS Kabupaten Tanah Datar sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.
Penyerahan donasi tersebut dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Tanah Datar dan diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Tanah Datar, Dr. Yasmansyah, S.Ag, M.Pd. Bantuan ini merupakan hasil penghimpunan dana dari masyarakat Pasaman yang dikelola oleh BAZNAS Pasaman untuk membantu meringankan beban para korban bencana.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua, Wakil Ketua I, dan Wakil Ketua II BAZNAS Pasaman hadir secara langsung untuk menyerahkan bantuan sekaligus memperkuat koordinasi dan sinergi antar-BAZNAS. Dr. Yasmansyah, S.Ag, M.Pd menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh BAZNAS Pasaman.
Usai penyerahan donasi, pimpinan BAZNAS Pasaman melanjutkan agenda dengan mengunjungi langsung lokasi terjadinya bencana guna melihat kondisi riil di lapangan serta dampak kerusakan yang dialami masyarakat terdampak.
Di lokasi bencana, rombongan berdialog langsung dengan warga serta menyaksikan sejumlah rumah dan fasilitas umum yang mengalami kerusakan. BAZNAS Pasaman menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dan mendukung upaya pemulihan pascabencana bersama BAZNAS Tanah Datar dan pihak terkait lainnya
BERITA25/12/2025 | Humas BAZNAS Pasaman
BAZNAS Pasaman Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Bencana di Pasaman Barat
Pasaman (18/12/2025)— Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pasaman menyalurkan bantuan kemanusiaan yang berasal dari masyarakat Kabupaten Pasaman kepada masyarakat terdampak di Nagari Aia Gadang Barat, Kabupaten Pasaman Barat.
Bantuan yang disalurkan berupa beras sebanyak 100 kilogram, Supermi 7 karton, air mineral Aqua 4 karton, serta uang tunai sebesar Rp5.000.000. Bantuan tersebut merupakan hasil donasi dan kepedulian masyarakat Pasaman yang dihimpun melalui BAZNAS Kabupaten Pasaman.
Dalam proses penyaluran, uang tunai diserahkan langsung kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat, Devi Irawan, S.Pd, sedangkan bantuan bahan pokok diserahkan kepada Sekretaris Nagari Aia Gadang Barat, Azwir, SH, untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS Kabupaten Pasaman menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari masyarakat Pasaman sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap saudara-saudara di Pasaman Barat yang tengah mengalami musibah. Diharapkan bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar dan meringankan beban masyarakat penerima manfaat.
BAZNAS Kabupaten Pasaman terus berkomitmen menjadi penghubung kebaikan masyarakat serta hadir secara nyata dalam setiap aksi kemanusiaan, khususnya pada saat terjadi bencana dan kondisi darurat.
BERITA22/12/2025 | Humas BAZNAS Pasaman
BAZNAS Pasaman Salurkan Donasi ke Dapur Umum BAZNAS RI di Salareh Aia Agam Yang Terkena Bencan Alam
Pasaman, (17/12/2025) — Kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pasaman melalui penyaluran donasi untuk masyarakat terdampak bencana alam di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
BAZNAS Kabupaten Pasaman hadir langsung ke lokasi terjadinya bencana untuk mengantarkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat Kabupaten Pasaman. Kehadiran ini merupakan bentuk empati dan kepedulian nyata terhadap warga yang tengah mengalami musibah. Sebelumnya, di lokasi bencana telah berdiri dapur umum BAZNAS yang melayani kebutuhan konsumsi masyarakat terdampak.
Donasi yang disalurkan merupakan hasil penggalangan dana yang melibatkan berbagai elemen masyarakat Pasaman, termasuk dukungan dari warga Pasaman yang merantau di Kudus, Jawa Barat. Bantuan tersebut diserahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di lokasi bencana serta mendukung operasional dapur umum yang telah berjalan.
Dalam penyaluran ini, BAZNAS Kabupaten Pasaman turut bersinergi dengan BAZNAS Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Rombongan BAZNAS Kabupaten Pasaman dan BAZNAS Kabupaten Tebo disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Agam, Ir. H. Isman Imran, M.Si, di lokasi bencana.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa uang tunai sebesar Rp5.000.000, serta berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan harian, di antaranya: pempers bayi 3 karton, makanan 8 karton, beras 150 kg, air mineral Aqua 20 dus, tas sekolah 10 pcs, sandal 31 pasang, pakaian layak pakai 14 karung, pembalut wanita 1 karton, sabun kain 5 karton, sabun cuci piring 4 karton, teh celup 1 karton, gula pasir 30 kg, susu jahe dan kopi jahe 200 pcs, mie instan 6 karton, minyak kayu putih 5 pak, tolak angin 8 box, balsem 4 pak, lilin 2 pak, lavenda 13 pcs, serta sarden kecil 5 kaleng.
Khusus bantuan pakaian layak pakai, diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Agam untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Masyarakat setempat menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Salah seorang warga yang berada di dapur umum menyampaikan,
“Alhamdulillah, selama kurang lebih 15 hari sejak terjadinya bencana, baru BAZNAS Kabupaten Pasaman yang datang langsung menyalurkan bantuan ke dapur umum BAZNAS. Bantuan ini sangat membantu dan benar-benar kami rasakan manfaatnya.”
Seluruh bantuan diterima oleh pihak terkait untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana. Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban para korban serta membantu proses pemulihan pascabencana.
BAZNAS Kabupaten Pasaman mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat dan para donatur yang telah berpartisipasi. Semoga segala bentuk kepedulian dan kebaikan ini menjadi amal ibadah dan dibalas oleh Allah SWT dengan keberkahan yang berlipat ganda.
Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
BERITA18/12/2025 | Humas BAZNAS Pasaman
“SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping Selenggarakan Sunat Massal, BAZNAS Pasaman Salurkan Bantuan”
Pasaman, Sabtu(13/12/2025)— SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping menyelenggarakan kegiatan sunat massal sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 19 orang anak yang berasal dari berbagai latar belakang.
Dalam pelaksanaannya, SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping mengajukan permohonan bantuan kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pasaman. Permohonan tersebut disambut baik oleh BAZNAS Pasaman sebagai wujud sinergi dan dukungan terhadap kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Sebagai bentuk dukungan, BAZNAS Kabupaten Pasaman turut membantu dengan memberikan amplop bantuan kepada anak-anak yang mengikuti sunat massal. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua serta memberikan semangat dan kebahagiaan bagi anak-anak yang telah menjalani sunat.
Pihak SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS Pasaman atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Kegiatan sunat massal ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mempererat hubungan antara lembaga pendidikan dan lembaga sosial di Kabupaten Pasaman.
BERITA14/12/2025 | Humas BAZNAS Pasaman
BAZNAS Pasaman dan Pemda Tinjau Lokasi Banjir serta Longsor di Kecamatan Duo Koto
Pasaman, Minggu (7/12/2025) — Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Pasaman, Irfan Malin Mudo, S.Sos, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman, Yudesri, S.IP., M.Si, turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir dan longsor di Nagari Cubadak Tengah dan Nagari Cubadak, Kecamatan Duo Koto, akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Kedatangan rombongan disambut oleh Camat Duo Koto, Naweri, SH, bersama para Wali Nagari, perwakilan Kapolsek, perangkat nagari, serta masyarakat terdampak bencana. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah dan BAZNAS terhadap kondisi warga pascabencana.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Pasaman melakukan pendataan langsung terhadap kondisi masyarakat serta tingkat kerusakan rumah dan fasilitas umum. Selain itu, bantuan tahap awal berupa kebutuhan pokok juga disalurkan kepada warga yang terdampak banjir dan longsor.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman, Yudesri, menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah bersama BAZNAS, TNI, Polri, dan instansi terkait akan terus melakukan koordinasi agar penanganan darurat berjalan optimal.
“Kami hadir untuk melihat langsung kondisi masyarakat dan memastikan bantuan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan,” ujar Yudesri.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Pasaman, Irfan Malin Mudo, menegaskan bahwa BAZNAS siap memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan, terutama bagi masyarakat yang terdampak secara ekonomi dan kehilangan harta benda.
“Ini adalah bagian dari tugas kemanusiaan. BAZNAS akan terus berupaya hadir bagi masyarakat yang tertimpa musibah,” ungkapnya.
Cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan sejumlah titik di Kecamatan Duo Koto terdampak banjir dan longsor, mengakibatkan akses jalan terganggu serta beberapa rumah warga mengalami kerusakan.
Masyarakat setempat berharap penanganan lanjutan dapat segera dilakukan, terutama pada area yang masih berpotensi terjadi longsor susulan, demi keselamatan warga dan kelancaran aktivitas sehari-hari.
BERITA08/12/2025 | Humas BAZNAS Pasaman
Banjir Melanda Tiga Titik di Bonjol, BAZNAS Pasaman Salurkan Bantuan Kebutuhan Pokok
PASAMAN — Banjir melanda wilayah Bonjol, Kabupaten Pasaman, dan menyebabkan tiga titik pemukiman warga terdampak. Air dilaporkan menggenangi kawasan permukiman serta mengganggu aktivitas harian masyarakat di lokasi kejadian.
Tiga titik yang dilaporkan terdampak banjir berada di Nagari Limo Koto Jorong Pandam, Nagari Koto Kaciak Jorong Tabiang dan Koto Tuo, serta Nagari Koto Kaciak Barat Jorong Parik Gadang. Warga setempat memerlukan dukungan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah banjir menghambat distribusi dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Sebagai bentuk respon tanggap bencana, BAZNAS Kabupaten Pasaman menyalurkan bantuan pada Minggu, 30 November 2025, dengan menyasar langsung ketiga wilayah terdampak banjir. Bantuan diberikan berupa bahan pangan pokok yang dibagikan secara terpisah sesuai lokasi penerima.
Di Nagari Limo Koto, bantuan yang disalurkan terdiri dari beras 10, telur 15, minyak goreng 8, dan sarden 25. Di Nagari Koto Kaciak, bantuan diberikan berupa beras 17, telur 20, minyak 10, dan sarden 25. Sementara itu, di Nagari Koto Kaciak Barat, bantuan diterima masyarakat berupa beras 23, telur 25, minyak 11, dan sarden 30.
Penyaluran bantuan dilakukan untuk meringankan beban warga serta mendukung pemulihan pascabencana. Hingga laporan ini disusun, situasi di lokasi terdampak masih dalam pemantauan dan potensi kebutuhan bantuan lanjutan tetap terbuka.
BERITA30/11/2025 | Humas BAZNAS Pasaman
Dua Titik Terdampak Banjir di Rao Selatan, BAZNAS Pasaman Bergerak Salurkan Bantuan
PASAMAN, SUMBAR — Curah hujan tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Pasaman dan menyebabkan banjir pada dua titik pemukiman warga di Kecamatan Rao Selatan. Adapun daerah yang terdampak masing-masing berada di Nagari Lansek Kadok dan Nagari Tanjung Betung Timur, dengan sejumlah rumah tergenang dan aktivitas masyarakat terganggu.
Sebagai respon cepat terhadap kejadian tersebut, BAZNAS Kabupaten Pasaman langsung menurunkan bantuan logistik ke wilayah terdampak. Pada 28 November 2025, bantuan disalurkan ke titik pertama yaitu Nagari Lansek Kadok, tepatnya Kampung Beringin Tanjung Durian Jorong II, berupa 15 karung beras, 20 papan telur, 13 liter minyak goreng, dan 20 kaleng sarden.
Kemudian pada 29 November 2025, distribusi dilanjutkan ke titik kedua, Nagari Tanjung Betung Timur, yang mencakup Jorong Rambahan, Rambahan Selatan, dan Kampung Tujuh. Bantuan yang dibawa terdiri dari 20 karung beras, 25 papan telur, 8 liter minyak goreng, dan 25 kaleng sarden.
BAZNAS Pasaman menegaskan bahwa bantuan ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pangan mendesak masyarakat pada dua wilayah banjir tersebut. Proses pendistribusian dilakukan secara langsung ke setiap jorong agar bantuan dapat sampai tepat kepada warga yang membutuhkan.
Koordinasi lanjutan akan terus dilakukan bersama pihak nagari dan kecamatan, termasuk kesiapan penyaluran bantuan tambahan jika kondisi masih memerlukan dukungan.
BERITA30/11/2025 | Humas BAZNAS Pasaman
BAZNAS Pasaman Salurkan Sembako untuk Korban Banjir di Panti Timur,orong Kampung Pasir, Kampung Labuhan Jurung, Kampung Sumpur Sejati, dan Kubu Padang Beriang.
Pasaman, 29 November 2025 — Hujan deras yang mengguyur wilayah Sumatera Barat pada Sabtu (29/11/2025) menyebabkan banjir di sejumlah titik, salah satunya di Kabupaten Pasaman. Beberapa wilayah di Nagari Panti Timur terendam, termasuk Jorong Kampung Pasir, Kampung Labuhan Jurung, Kampung Sumpur Sejati, dan Kubu Padang Beriang.
Air yang datang secara tiba-tiba membuat warga panik dan sebagian harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sejumlah rumah dan fasilitas umum ikut terdampak, sementara akses jalan sempat terhambat akibat tingginya debit air.
Menanggapi kondisi tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pasaman segera bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat kepada warga terdampak banjir. Bantuan berupa paket sembako diserahkan langsung ke lokasi, terdiri dari beras sebanyak 20 karung, telur 25 papan, minyak goreng 8 liter, serta 25 kaleng sarden.
Ketua BAZNAS Pasaman menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah mengalami kesulitan akibat bencana. Pihaknya juga memastikan bahwa pendistribusian bantuan akan terus berlanjut sesuai kebutuhan warga di titik-titik terdampak.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat. BAZNAS Pasaman akan tetap siaga dan berupaya maksimal membantu warga hingga kondisi kembali pulih,” ujarnya.
Saat ini, warga masih berupaya melakukan pembersihan dan pemulihan lingkungan pascabencana, sementara petugas serta relawan terus memantau kondisi di lapangan. Pemerintah daerah juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada mengingat cuaca ekstrem diperkirakan masih berpotensi terjadi
BERITA30/11/2025 | Humas BAZNAS Indonesia
Tiga Rumah Terbakar di Panti, BAZNAS Pasaman Salurkan Bantuan Tunai dan Program Perbaikan Rumah
Panti, Pasaman (24/11/2025) – Kebakaran hebat melanda kawasan belakang Terminal Panti, Kampung Cahaya Baru, Jorong Murni, Nagari Panti, pada Sabtu (22/11/2025) dini hari. Tiga unit rumah warga hangus terbakar dan satu orang lansia mengalami luka bakar.
Kebakaran terjadi pada pukul 01.47 WIB setelah regu piket Damkar menerima laporan dari seorang pegawai Puskesmas Panti. Dua unit armada Posko Tapus dan satu unit dari Posko Lubuk Sikaping langsung menuju lokasi. Petugas tiba pukul 02.03 WIB dan melakukan pemadaman hingga api padam sepenuhnya pukul 03.30 WIB.
Akses jalan yang sempit dan lokasi padat penduduk menyulitkan proses pemadaman, namun api berhasil dikendalikan agar tidak merembet ke rumah lain.
Tiga Rumah Terbakar, Kerugian Mencapai Ratusan Juta
Adapun rumah yang terdampak adalah:
Sampe Nasution (70) – rumah permanen dan seluruh isinya habis terbakar, termasuk satu sepeda motor. Kerugian ditaksir Rp400 juta.
Alfatri (56) – rumah semi permanen beserta isinya ludes terbakar. Kerugian sekitar Rp50 juta.
Ceyin (40) – rumah permanen terbakar sekitar 50 persen, kerugian diperkirakan Rp20 juta.
Satu lansia, Rosita (80), mengalami luka bakar di bagian paha, tangan, serta benturan di kepala dan telah dirawat di RS Ibnu Sina Panti. Seorang petugas Damkar juga mengalami luka robek pada jari saat pemadaman.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pasaman Welly Suhery turut hadir meninjau lokasi dan menyampaikan rasa duka mendalam kepada para korban.
“Kami hadir di sini untuk memberikan dukungan kepada para korban dalam musibah ini. Tidak boleh ada masyarakat yang merasa sendirian dalam menghadapi musibah ini. Pemerintah Kabupaten Pasaman selalu hadir untuk masyarakatnya,” ujar Bupati Welly Suhery, yang diamini Wakil Bupati Parulian.
Kehadiran pemerintah daerah menjadi dorongan moral bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal.
Merespons musibah ini, BAZNAS Kabupaten Pasaman menyalurkan bantuan tunai sebesar Rp5 juta untuk para korban. Selain itu, BAZNAS juga memastikan akan membantu perbaikan rumah melalui program khusus untuk warga terdampak musibah kebakaran.
Sebanyak 18 personel Damkar diterjunkan ke lokasi, terdiri dari:
12 personel Posko Tapus
6 personel Posko Lubuk Sikaping
Dengan dukungan tiga unit armada pemadam, petugas berhasil mengendalikan api dengan cepat berkat bantuan warga dan aparat Polsek Panti.
BERITA24/11/2025 | Humas BAZNAS Pasaman
“33 Alat Bantu, 100 Rumah Harapan: Pemerintah Pasaman Hadir untuk Mereka yang Bertahan dalam Sunyi”
Pasaman, 18 November 2025 — Dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025, suasana Gedung Syamsiar Thaib Lubuk Sikaping terasa berbeda. Ada haru yang menggantung di udara, ada mata yang berkaca-kaca, dan ada perasaan yang sulit diucapkan: rasa akhirnya diperhatikan.
Pemerintah Kabupaten Pasaman menghadirkan dua agenda penting yang menyentuh langsung lapisan masyarakat paling rentan: penyerahan alat bantu bagi 33 penyandang disabilitas serta penyerahan simbolis Program Pasaman 100 RTLH Tahun 2025 oleh BAZNAS. Dua program yang berbeda, namun keduanya menyentuh akar yang sama: manusia dan martabatnya.
Ketika Pemerintah Hadir Tidak Sekadar Dalam Data
Dipimpin Bupati Pasaman, Welly Suhery, kegiatan ini menegaskan bahwa komitmen terhadap penyandang disabilitas bukanlah slogan. Ia mengingatkan bahwa hak-hak mereka telah diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 2016 dan Perda Pasaman Nomor 2 Tahun 2025, namun aturan itu tidak akan berarti ketika tidak diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Ini bukan seremoni. Ini adalah upaya kita memastikan penyandang disabilitas mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang setara,” ucap Bupati.
Kalimat sederhana, tetapi bagi banyak yang hadir, itu adalah pengakuan bahwa perjuangan hidup mereka tidak lagi sunyi.
33 Alat Bantu, 33 Kisah yang Kembali Dibangunkan
Ketika alat bantu dibagikan satu per satu, terlihat jelas bagaimana bantuan itu dipegang bukan sebagai barang, melainkan sebagai harapan.
Ada yang menggenggam tongkat baru dengan tangan gemetar. Ada kursi roda baru yang disentuh pelan seolah takut hilang. Ada mata yang memandang alat bantu pendengaran seakan memandang hidup yang ia pikir tidak akan pernah kembali normal.
Di momen itu, yang terlihat bukan angka, tetapi wajah-wajah yang telah lama berjuang dalam keterbatasan.
RTLH: Rumah yang Mengembalikan Kehormatan
BAZNAS Pasaman juga menyerahkan secara simbolis Program Pasaman 100 RTLH dengan anggaran Rp1,5 miliar, sebuah program yang menjadi jawaban bagi mereka yang tinggal di rumah yang nyaris menyerah pada waktu.
Progres pembangunannya menunjukkan kesungguhan:
60 rumah telah selesai dibangun,
27 rumah sedang dalam proses,
13 rumah menunggu diverifikasi.
Setiap rumah punya ceritanya sendiri—tentang keluarga yang tidur di bawah atap bocor, tentang anak-anak yang belajar di lantai tanah, tentang ibu yang memasak dengan dinding yang miring.
Dan kini, mereka melihat bahwa Pasaman tidak hanya melihat, tetapi bertindak.
Arahan yang Menguatkan Langkah Bersama
Bupati menyampaikan beberapa arahan agar program tidak hanya berjalan, tetapi meninggalkan dampak nyata:
Dinas Sosial memperkuat pendataan dan pendampingan berkelanjutan.
BAZNAS menjaga akuntabilitas serta memastikan pembangunan tepat sasaran.
Penerima bantuan diminta memanfaatkan dukungan sebagai pijakan awal, bukan akhir.
OPD dan kecamatan memperkuat koordinasi agar tidak ada warga yang terlewatkan.
Pasaman dan Harapan yang Kembali Menemukan Rumahnya
Dengan tema “Setara Berkarya, Berdaya Tanpa Batas”, Peringatan HDI 2025 ini menjadi ruang di mana pemerintahan, lembaga sosial, dan masyarakat bertemu dalam satu titik: tekad untuk menciptakan Pasaman yang lebih inklusif.
Di ujung acara, beberapa penerima tampak menahan air mata—bukan karena sedih, tetapi karena untuk pertama kalinya dalam waktu lama, mereka merasa dilihat sebagai manusia yang layak, bukan angka dalam laporan.
Dan hari itu, Pasaman membuktikan satu hal penting: Harapan tidak pernah hilang. Kadang ia hanya menunggu pemerintah untuk datang menjemputnya.
BERITA18/11/2025 | Humas BAZNAS Pasaman
“BAZNAS Pasaman Ulurkan Tangan untuk Bapak M. Kasad, Warga Panti yang Hidup Sebatang Kara”
Saat Sunyi Menyapa, Harapan Itu Datang: Kisah Bapak M. Kasad dari Panti
Pasaman, 11 November 2025 — Di sudut tenang Kecamatan Panti, hidup seorang lelaki tua yang kini menjalani hari-harinya dalam kesunyian. Namanya Bapak M. Kasad, pria kelahiran 11 Maret 1958 — usia senja yang seharusnya diselimuti oleh tawa keluarga dan hangatnya kasih sayang. Namun, takdir berkata lain. Ia kini hidup sebatang kara, setelah istri dan anak tercinta lebih dahulu berpulang ke rahmatullah.
Beberapa hari lalu, tepatnya Minggu, 9 November 2025 pukul 13.30 WIB, tubuh ringkih itu harus menyerah pada rasa sakit. Asam lambung yang lama dideritanya membuat beliau dilarikan ke Rumah Sakit Tuanku Imam Bonjol Lubuk Sikaping, dan kini dirawat di ruangan penyakit dalam. Di antara detak mesin medis dan aroma obat-obatan, Bapak M. Kasad berjuang melawan rasa perih yang tidak hanya di tubuh, tetapi juga di hati.
Kisah pilu itu sampai ke telinga BAZNAS Kabupaten Pasaman melalui seorang Pegawai Kementerian Agama Kabupaten Pasaman bernama Adrijon, S.Pd.I. Dengan penuh kepedulian, beliau menyampaikan kabar tentang seorang ayah yang kini berjuang sendirian. Tanpa menunggu lama, BAZNAS Pasaman pun bergerak cepat — membawa uluran tangan dan harapan baru bagi Bapak M. Kasad.
Ketua BAZNAS Pasaman menuturkan dengan lembut,
“Kami berterima kasih kepada Pegawai Kementerian Agama Kabupaten Pasaman bernama Adrijon, S.Pd.I.yang telah menyampaikan kabar ini dengan penuh empati. Semoga bantuan ini menjadi cahaya kecil yang menerangi kesunyian Bapak M. Kasad. Kami berdoa, semoga beliau diberi kesembuhan, ketabahan, dan kekuatan oleh Allah SWT.”
Tim BAZNAS Pasaman tidak hanya datang membawa bantuan biaya berobat, tetapi juga membawa semangat, doa, dan perhatian — sesuatu yang jauh lebih berharga dari sekadar materi. Sebab, kadang yang paling dibutuhkan bukan hanya obat, melainkan juga kehadiran yang tulus dan doa yang menguatkan.
Kini, di ruang perawatan itu, Bapak M. Kasad tersenyum tipis. Ada harapan baru yang tumbuh pelan-pelan di hatinya. Ia tak lagi benar-benar sendiri — karena ada tangan-tangan dermawan yang menyentuhnya lewat kasih sayang dan kepedulian.
BAZNAS Pasaman terus berkomitmen untuk hadir bagi mereka yang membutuhkan, menyalakan kembali lilin-lilin harapan di tengah gelapnya kehidupan. Karena setiap zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan adalah doa yang menjelma menjadi pertolongan, membawa terang bagi mereka yang nyaris kehilangan cahaya.
BERITA11/11/2025 | Humas BAZNAS Pasaman
MK Tolak Gugatan UU Pengelolaan Zakat, DPR dan Pemerintah Diminta Revisi dalam Waktu Maksimal Dua Tahun
Jakarta, 29 Agustus 2025 – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh permohonan uji materiil terhadap Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, sebagaimana diajukan dalam dua perkara: Perkara No. 97/PUU-XXII/2024 oleh Dompet Dhuafa Republika, Forum Zakat, dan Arif Rahmadi Haryono; serta Perkara No. 54/PUU-XXIII/2025 oleh Muhammad Jazir dan Indonesia Zakat Watch.Dalam amar putusannya, MK menilai bahwa seluruh permohonan tersebut “tidak beralasan menurut hukum,” sehingga ketentuan dalam UU 23/2011 tetap berlaku dan sah sebagai landasan hukum pengelolaan zakat di Indonesia. MK juga tegas menolak dalil yang menyebut BAZNAS sebagai “superbody”; sebaliknya, BAZNAS didefinisikan sebagai bagian dari sistem pengelolaan zakat nasional yang terintegrasi dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan PemerintahDalam amar putusannya, MK menilai bahwa seluruh permohonan tersebut “tidak beralasan menurut hukum,” sehingga ketentuan dalam UU 23/2011 tetap berlaku dan sah sebagai landasan hukum pengelolaan zakat di Indonesia. MK juga tegas menolak dalil yang menyebut BAZNAS sebagai “superbody”; sebaliknya, BAZNAS didefinisikan sebagai bagian dari sistem pengelolaan zakat nasional yang terintegrasi dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan PemerintahSebagai tindak lanjut, MK memerintahkan DPR bersama Pemerintah untuk melakukan revisi terhadap UU 23/2011 paling lambat dalam dua tahun ke depanKetua BAZNAS RI, Noor Achmad, menyampaikan apresiasi atas keputusan MK. Ia menyatakan bahwa putusan menegaskan kembali kedudukan UU 23/2011 sebagai landasan hukum sah pengelolaan zakat dan sekaligus membuka peluang untuk memperbaiki regulasi agar lebih adaptif, akuntabel, dan berkeadilanLebih jauh, ia memandang keputusan ini sebagai momentum memperkuat sinergi antara BAZNAS, LAZ, dan pemangku kepentingan lainnya. BAZNAS siap berkontribusi secara aktif dalam proses revisi, dengan berlandaskan prinsip "good zakat governance", transparansi, dan kolaborasi demi kesejahteraan umatMenurut pertimbangan hukum yang disampaikan MK melalui Hakim Arief Hidayat, permintaan perubahan sejumlah definisi kelembagaan—seperti mengganti BAZNAS menjadi BPPZ—berimplikasi luas terhadap konsistensi norma dalam UU 23/2011. Oleh karena itu, hal tersebut menjadi ranah legislator (DPR dan Pemerintah), bukan MK
Hakim MK menegaskan bahwa revisi harus memerhatikan beberapa aspek penting:
Pemilahan fungsi regulator, pembinaan, dan pengawasan (oleh pemerintah) dari fungsi pelaksana (oleh BAZNAS dan LAZ);
Memberi kebebasan bagi muzaki untuk memilih lembaga pengelola zakat yang mereka percayai;
Menjamin kesetaraan antar operator zakat tanpa subordinasi;
Mendorong penerapan prinsip good zakat governance; serta
Melibatkan secara bermakna seluruh pemangku kepentingan dalam pembahasan revisi UU
Putusan MK juga menyoroti pentingnya unified system, yaitu sistem tertata dan terintegrasi secara nasional antara BAZNAS, LAZ, dan Pemerintah—baik pusat maupun daerah—untuk menjamin transparansi, efisiensi, dan efektivitas pengelolaan zakat sesuai syariah dan hukum positif
BERITA29/08/2025 | Humas BAZNAS Pasaman
BAZNAS dan RUTAN Kelas IIB Pasaman Berikan Modal Usaha kepada Warga Pasaman Eks-Tahanan
Pasaman 30 Juli 2025– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pasaman bekerja sama dengan Rumah Tahanan (RUTAN) Kelas IIB Lubuk Sikaping menyalurkan bantuan modal usaha bagi warga Pasaman eks-tahanan. Program ini merupakan bagian dari implementasi Pasaman Sejahtera yang bertujuan memberdayakan masyarakat agar dapat mandiri dan kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman menyampaikan bahwa bantuan modal usaha ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para penerima untuk bangkit dan tidak kembali terjerumus ke dalam permasalahan hukum. “Melalui program ini, kami ingin mendukung saudara-saudara kita yang telah selesai menjalani masa tahanan agar memiliki usaha dan penghasilan yang layak. Dengan demikian, mereka bisa menatap masa depan dengan lebih baik dan bermartabat,” ujarnya.
Kepala RUTAN Kelas IIB Lubuk Sikaping juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan BAZNAS Pasaman. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan tema yang diangkat pihak RUTAN, yaitu “Merajut Kasih untuk Kebermanfaatan Bagi Sesama”. Ia menegaskan bahwa mantan warga binaan perlu mendapat kesempatan kedua untuk membuktikan diri di tengah masyarakat.
Salah seorang penerima bantuan, Agusdi, warga Nagari Aia Manggih Utara, mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS dan RUTAN Pasaman. “Saya ingin memulai usaha kecil agar bisa mandiri dan tidak lagi merepotkan keluarga. Semoga usaha ini bisa menjadi jalan rezeki yang halal dan berkah,” ungkap Agusdi.
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Pasaman berharap dapat terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk menghadirkan program-program pemberdayaan, sehingga keberadaan zakat tidak hanya membantu dari sisi konsumtif, tetapi juga produktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA30/07/2025 | Humas BAZNAS Pasaman
BAZNAS Pasaman Jalin Kerja Sama dengan RUTAN Kelas IIB Lubuk Sikaping, Dengan Tema Merajut Kasih untuk Kebermanfaatan Bagi Sesama
Lubuk Sikaping [ 17 Juli 2025 ] – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pasaman menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Rumah Tahanan Negara (RUTAN) Kelas IIB Lubuk Sikaping dalam sebuah acara bertema “Merajut Kasih untuk Kebermanfaatan Bagi Sesama”, sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mendukung kesejahteraan dan kemandirian warga binaan.
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Pasaman akan menyalurkan bantuan biaya wirausaha kepada warga binaan RUTAN dalam rangka mendukung program Pasaman Sejahtera. Program ini bertujuan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan dan modal dasar yang dibutuhkan agar mereka mampu mandiri secara ekonomi setelah menyelesaikan masa pembinaan di RUTAN.
Ketua BAZNAS Pasaman, Bapak H. Asnil M, SE., MM., menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan menjadi jembatan harapan bagi para warga binaan agar bisa mendapatkan kesempatan kedua yang lebih baik. “Kami ingin warga binaan tidak hanya dibina secara rohani dan mental, tapi juga diberdayakan secara ekonomi. Kami percaya, kebermanfaatan tidak mengenal batas, dan semua orang punya hak untuk tumbuh dan berkembang,” ungkap beliau.
Selain itu, BAZNAS Pasaman juga berharap kerja sama ini menjadi pintu pembuka dalam membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan RUTAN, sehingga keluarga besar RUTAN Kelas IIB Lubuk Sikaping dapat menyalurkan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) secara terkoordinir melalui BAZNAS.
Kepala RUTAN Kelas IIB Lubuk Sikaping Bapak Resman Hanafi, S.Pt.,MM menyambut baik kolaborasi ini dan berharap program ini dapat membangun karakter dan masa depan yang lebih baik bagi warga binaan. “Melalui tema Merajut Kasih untuk Kebermanfaatan Bagi Sesama, kami ingin menunjukkan bahwa pembinaan tidak berhenti di balik tembok RUTAN, tapi juga menjangkau kehidupan nyata setelahnya,” ujarnya.
Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting daerah, antara lain Ketua Kwarcab Kabupaten Pasaman Bapak Sabar AS, S.Ag, Rektor ITS-Khatulistiwa Pasaman Ibu Dr. Nur Asmah, SH., MH., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Bapak Gunawan, S.Pd., M.Si, serta jajaran dari BAZNAS Pasaman.
Acara ditutup dengan penandatanganan dokumen perjanjian kerja sama dan sesi foto bersama. Diharapkan, langkah sinergis ini menjadi awal dari banyak inisiatif positif lainnya demi mendorong keberdayaan masyarakat, membangun inklusivitas, serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan keberagamaan di Kabupaten Pasaman.
BERITA17/07/2025 | Humas BAZNAS Pasaman

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
