
Berita Terkini
"Wakil Bupati Pasaman Tinjau Dua Lokasi Kebakaran, BAZNAS Salurkan Bantuan bagi Korban"
Pasaman – Wakil Bupati Pasaman, Parulian, bergerak cepat meninjau dan menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di dua lokasi berbeda di Kabupaten Pasaman pada Jumat (29/5/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak musibah.
Kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di Kampung Binubu, Jorong Binubu, Nagari Sontang Cubadak. Peristiwa tersebut menghanguskan empat unit rumah warga dengan tingkat kerusakan yang berbeda-beda.
Rumah milik Iwan Siddik mengalami kerusakan paling parah hingga rata dengan tanah. Sementara itu, rumah milik Sawani mengalami rusak sedang, sedangkan rumah milik Mara Aman dan Mompang mengalami rusak ringan. Total kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.
Pada hari yang sama, sekitar pukul 13.00 WIB, kebakaran kembali terjadi di Kampung Padang, Jorong Sentosa, Nagari Padang Gelugur, Kecamatan Padang Gelugur. Kali ini api melahap gudang jagung milik Yendi (58).
Akibat kebakaran tersebut, dua unit sepeda motor, sekitar 1,5 ton jagung, satu unit mesin perontok jagung, dan satu unit timbangan besar turut terbakar. Kerugian materi yang ditimbulkan diperkirakan cukup besar.
Dalam kunjungannya ke lokasi kejadian, Wakil Bupati Pasaman Parulian didampingi Ketua BAZNAS Pasaman Asnil, Asisten I Setdakab Pasaman, jajaran Dinas Sosial, BPBD, PMI, Camat Padang Gelugur, Kapolsek Panti, Babinsa, serta wali nagari setempat.
Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Partai Gerindra, Khairuddin Simanjuntak, yang juga memberikan bantuan kepada para korban. Sebagai bentuk kepedulian, Khairuddin menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp500 ribu kepada masing-masing korban terdampak.
Selain itu, BAZNAS Kabupaten Pasaman turut menyalurkan bantuan kepada para korban kebakaran. Untuk rumah milik Iwan Siddik diberikan bantuan program bedah rumah sebesar Rp15 juta. Sawani menerima bantuan sebesar Rp3 juta, sedangkan Mara Aman dan Mompang masing-masing menerima bantuan Rp1 juta.
Sementara itu, untuk korban kebakaran gudang jagung di Nagari Padang Gelugur, BAZNAS Pasaman menyalurkan bantuan sebesar Rp5 juta guna membantu meringankan beban yang dialami korban.
Wakil Bupati Pasaman, Parulian, menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga dan menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Kami turut prihatin atas musibah yang dialami warga. Pemerintah Kabupaten Pasaman bersama seluruh pihak terkait akan terus berupaya memberikan bantuan dan dukungan agar para korban dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa," ujarnya.
Kehadiran Wakil Bupati bersama jajaran pemerintah daerah, BAZNAS Pasaman, unsur TNI-Polri, serta anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat menjadi wujud nyata sinergi berbagai pihak dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Dukungan tersebut diharapkan dapat memberikan semangat dan meringankan beban para korban dalam menghadapi cobaan yang dialami.
29/05/2026 | Humas BAZNAS Pasaman
BAZNAS Pasaman Survei Calon Penerima Bedah Rumah di Mapat Tunggul, Anak Penyandang Disabilitas Tinggal di Rumah Berlantai Tanah
Pasaman — Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pasaman, Irfan Malin Mudo, S.Sos selaku Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat melakukan survei calon penerima program bedah rumah tidak layak huni (Rutilahu) tahun 2026 di Jorong Rumbai, Nagari Muara Tais, Kecamatan Mapat Tunggul, Kabupaten Pasaman.
Survei tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi rumah dan kehidupan keluarga Hardianto (33) bersama istrinya Riska Rahmi (28) yang hidup dalam keterbatasan ekonomi. Pasangan ini tinggal bersama dua orang anak di rumah sederhana berukuran sekitar 3x4 meter dengan kondisi lantai masih berupa tanah.
Kondisi keluarga tersebut semakin memprihatinkan karena anak pertama mereka, M. Arga Ramadhan yang berusia 6 tahun merupakan penyandang disabilitas pasca operasi yang hingga saat ini hanya bisa merangkak dan belum dapat berjalan. Sementara anak kedua mereka, Rafandri yang masih berusia sekitar 4 bulan juga membutuhkan perhatian dan perawatan dari kedua orang tuanya.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, Hardianto bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan yang tidak menentu. Di sisi lain, kondisi kesehatan sang istri juga tidak begitu baik sehingga menambah berat perjuangan keluarga kecil tersebut.
Dalam kunjungan itu, Irfan Malin Mudo menyampaikan bahwa survei ini merupakan bagian dari proses verifikasi calon penerima bantuan program bedah rumah dari BAZNAS Kabupaten Pasaman tahun 2026.
“Kami melihat langsung kondisi keluarga ini yang sangat membutuhkan bantuan. Semoga melalui program bedah rumah nantinya mereka bisa mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman, terutama untuk menunjang kondisi anak mereka,” ujarnya.
Program bedah rumah BAZNAS Kabupaten Pasaman merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu agar dapat memiliki hunian yang layak serta meningkatkan kesejahteraan hidup mustahik di Kabupaten Pasaman.
22/05/2026 | Humas BAZNAS Pasaman
Pendidikan Gratis dan Seragam Gratis, Komitmen Welly–Parulian untuk Masa Depan Anak Pasaman
Pasaman – Pemerintah Kabupaten Pasaman terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan melalui program unggulan Pendidikan Gratis dan Bantuan Seragam Sekolah Gratis. Kedua program ini menjadi bukti nyata perhatian Bupati Pasaman Welly Suhery dan Wakil Bupati H. Parulian dalam meringankan beban masyarakat sekaligus menyiapkan generasi unggul untuk masa depan daerah.
Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Media Center Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasaman, Senin (18/5/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Asrial Arfandi Hasan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Muslim, Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman Asnil M, serta jajaran Dinas Pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Muslim, menjelaskan bahwa meskipun pemerintah pusat menerapkan kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Pasaman tetap menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan.
“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Melalui program pendidikan gratis dan seragam gratis, pemerintah daerah ingin memastikan seluruh anak Pasaman mendapatkan kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan tanpa terkendala biaya,” ujar Muslim.
Menurutnya, sejak diluncurkan pada tahun 2025, program bantuan seragam sekolah gratis telah memberikan manfaat langsung kepada ribuan keluarga di Kabupaten Pasaman. Sebanyak 5.111 peserta didik baru menerima bantuan dalam bentuk uang tunai yang penyalurannya dilakukan melalui BAZNAS Kabupaten Pasaman.
Pada tahun 2026, pola penyaluran bantuan akan ditingkatkan. Pemerintah Kabupaten Pasaman akan menyalurkan seragam sekolah dalam bentuk pakaian jadi kepada seluruh peserta didik baru tingkat SD sederajat dan SMP sederajat.
“Diperkirakan sekitar 11 ribu siswa baru akan menerima manfaat program ini pada tahun 2026, termasuk siswa yang berada di daerah-daerah terpencil,” jelasnya.
Selain bantuan seragam gratis, Pemerintah Kabupaten Pasaman juga terus melanjutkan program Pendidikan Gratis untuk jenjang SMA, SMK, SLB, madrasah negeri dan swasta, sekolah swasta, hingga pondok pesantren.
Pendanaan program tersebut telah dialokasikan melalui APBD Kabupaten Pasaman Tahun 2026. Penyalurannya akan dilakukan melalui mekanisme Bantuan Keuangan Khusus kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat serta melalui hibah yang dikelola oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Pasaman.
Saat ini, pemerintah daerah tengah mempersiapkan berbagai dokumen administrasi yang diperlukan agar realisasi program pendidikan gratis tahun 2026 dapat berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
Program Pendidikan Gratis dan Seragam Gratis ini diharapkan tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi orang tua, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pasaman.
Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Pasaman, dunia pendidikan diharapkan terus berkembang sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menjadi penerus pembangunan daerah di masa yang akan datang.
19/05/2026 | Humas BAZNAS Pasaman
Agenda Pimpinan

Sekretaris Daerah Pasaman Kunjungi Kantor BAZNAS Pasaman, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan Masyarakat
Lubuk Sikaping — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasaman melakukan kunjungan kerja ke Kantor BAZNAS Pasaman pada hari ini. Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah dengan BAZNAS dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Sekda disambut langsung oleh pimpinan dan jajaran BAZNAS Pasaman. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, dengan agenda utama membahas optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar lebih tepat sasaran serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sekda Pasaman menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS Pasaman dalam mendukung program-program sosial dan kemanusiaan di daerah. Menurutnya, keberadaan BAZNAS sangat membantu pemerintah dalam menanggulangi persoalan kemiskinan, membantu masyarakat rentan, serta memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Kami berharap BAZNAS Pasaman terus bersinergi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam penyaluran bantuan yang transparan dan berkeadilan, sehingga manfaat zakat benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Sekda.
Sementara itu, pihak BAZNAS Pasaman menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam pengelolaan dana umat, serta siap mendukung program prioritas Pemerintah Kabupaten Pasaman di bidang sosial dan kemasyarakatan.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan BAZNAS Pasaman demi terwujudnya Pasaman yang lebih sejahtera dan berkeadilan.
25-02-2026 | Humas BAZNAS Pasaman

Menuju Ramadhan Penuh Berkah, BAZNAS Pasaman Gelar Apel Pagi Persiapan Program
Pasaman, 10 Februari 2026 –BAZNAS Kabupaten Pasaman melaksanakan apel pagi terakhir sebelum memasuki bulan suci Ramadhan. Kegiatan apel pagi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman, H. Asnil M, SE., MM, serta didampingi oleh Wakil Ketua II dan Wakil Ketua IV, Irfan Malin Mudo, S.Sos. Apel pagi ini diikuti oleh seluruh staf, amil, serta adik-adik magang dan peserta PKL BAZNAS Pasaman dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.
Apel pagi tersebut membahas persiapan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan selama bulan Ramadhan. Program penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah menjadi perhatian utama guna memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran.
Dalam arahannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman, H. Asnil M, SE., MM menegaskan pentingnya kekompakan dan tanggung jawab seluruh jajaran dalam menjalankan amanah. Beliau menyampaikan, “Kita bekerja bersama, saling mendukung dan memperkuat koordinasi agar seluruh program Ramadhan dapat terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.”
Sementara itu, Wakil Ketua II dan Wakil Ketua IV, Irfan Malin Mudo, S.Sos juga menambahkan bahwa persiapan yang matang menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program selama bulan Ramadhan. Ia mengajak seluruh pegawai, amil, serta peserta magang dan PKL untuk meningkatkan semangat kerja, kedisiplinan, dan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan dilaksanakannya apel pagi terakhir sebelum Ramadhan ini, diharapkan seluruh jajaran BAZNAS Pasaman semakin siap dalam melaksanakan berbagai program sosial dan keagamaan, sehingga kehadiran BAZNAS dapat terus menjadi jembatan kebaikan bagi masyarakat Kabupaten Pasaman selama bulan suci Ramadhan.
10-02-2026 | Humas BAZNAS Pasaman

BAZNAS Pasaman Fasilitasi Pemulangan Warga Terlantar Asal Bogor
Pasaman, 30 Januari 2026 – Dinas Sosial Kabupaten Pasaman mengantarkan seorang pria terlantar bernama Aris, asal Bogor, Jawa Barat, ke BAZNAS Kabupaten Pasaman untuk mendapatkan bantuan biaya pemulangan ke daerah asal.
Aris datang ke Kabupaten Pasaman dengan tujuan bekerja, namun pekerjaan yang dijanjikan tidak ada sehingga yang bersangkutan tidak memiliki biaya untuk kembali ke Bogor, Jawa Barat dan berada dalam kondisi terlantar.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Pasaman datang langsung ke kantor BAZNAS Kabupaten Pasaman bersama Aris dan menyerahkannya kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman, H. Asnil M., SE., MM, untuk mendapatkan penanganan dan bantuan lebih lanjut.
Setelah dilakukan pendataan dan koordinasi, BAZNAS Kabupaten Pasaman memberikan bantuan biaya transportasi kepada Aris agar dapat kembali ke daerah asalnya dengan aman. Bantuan tersebut bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS.
Pemberian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan tanggung jawab kemanusiaan, serta wujud sinergi antara Dinas Sosial Kabupaten Pasaman dan BAZNAS Kabupaten Pasaman dalam penanganan warga terlantar dan kondisi darurat sosial.
30-01-2026 | Humas BAZNAS Pasaman









