“33 Alat Bantu, 100 Rumah Harapan: Pemerintah Pasaman Hadir untuk Mereka yang Bertahan dalam Sunyi”
18/11/2025 | Penulis: Humas BAZNAS Pasaman
“33 alat bantu. 100 rumah harapan. Pasaman bergerak.”
Pasaman, 18 November 2025 — Dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025, suasana Gedung Syamsiar Thaib Lubuk Sikaping terasa berbeda. Ada haru yang menggantung di udara, ada mata yang berkaca-kaca, dan ada perasaan yang sulit diucapkan: rasa akhirnya diperhatikan.
Pemerintah Kabupaten Pasaman menghadirkan dua agenda penting yang menyentuh langsung lapisan masyarakat paling rentan: penyerahan alat bantu bagi 33 penyandang disabilitas serta penyerahan simbolis Program Pasaman 100 RTLH Tahun 2025 oleh BAZNAS. Dua program yang berbeda, namun keduanya menyentuh akar yang sama: manusia dan martabatnya.
Ketika Pemerintah Hadir Tidak Sekadar Dalam Data
Dipimpin Bupati Pasaman, Welly Suhery, kegiatan ini menegaskan bahwa komitmen terhadap penyandang disabilitas bukanlah slogan. Ia mengingatkan bahwa hak-hak mereka telah diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 2016 dan Perda Pasaman Nomor 2 Tahun 2025, namun aturan itu tidak akan berarti ketika tidak diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Ini bukan seremoni. Ini adalah upaya kita memastikan penyandang disabilitas mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang setara,” ucap Bupati.
Kalimat sederhana, tetapi bagi banyak yang hadir, itu adalah pengakuan bahwa perjuangan hidup mereka tidak lagi sunyi.
33 Alat Bantu, 33 Kisah yang Kembali Dibangunkan
Ketika alat bantu dibagikan satu per satu, terlihat jelas bagaimana bantuan itu dipegang bukan sebagai barang, melainkan sebagai harapan.
Ada yang menggenggam tongkat baru dengan tangan gemetar.
Ada kursi roda baru yang disentuh pelan seolah takut hilang.
Ada mata yang memandang alat bantu pendengaran seakan memandang hidup yang ia pikir tidak akan pernah kembali normal.
Di momen itu, yang terlihat bukan angka, tetapi wajah-wajah yang telah lama berjuang dalam keterbatasan.
RTLH: Rumah yang Mengembalikan Kehormatan
BAZNAS Pasaman juga menyerahkan secara simbolis Program Pasaman 100 RTLH dengan anggaran Rp1,5 miliar, sebuah program yang menjadi jawaban bagi mereka yang tinggal di rumah yang nyaris menyerah pada waktu.
Progres pembangunannya menunjukkan kesungguhan:
-
60 rumah telah selesai dibangun,
-
27 rumah sedang dalam proses,
-
13 rumah menunggu diverifikasi.
Setiap rumah punya ceritanya sendiri—tentang keluarga yang tidur di bawah atap bocor, tentang anak-anak yang belajar di lantai tanah, tentang ibu yang memasak dengan dinding yang miring.
Dan kini, mereka melihat bahwa Pasaman tidak hanya melihat, tetapi bertindak.
Arahan yang Menguatkan Langkah Bersama
Bupati menyampaikan beberapa arahan agar program tidak hanya berjalan, tetapi meninggalkan dampak nyata:
-
Dinas Sosial memperkuat pendataan dan pendampingan berkelanjutan.
-
BAZNAS menjaga akuntabilitas serta memastikan pembangunan tepat sasaran.
-
Penerima bantuan diminta memanfaatkan dukungan sebagai pijakan awal, bukan akhir.
-
OPD dan kecamatan memperkuat koordinasi agar tidak ada warga yang terlewatkan.
Pasaman dan Harapan yang Kembali Menemukan Rumahnya
Dengan tema “Setara Berkarya, Berdaya Tanpa Batas”, Peringatan HDI 2025 ini menjadi ruang di mana pemerintahan, lembaga sosial, dan masyarakat bertemu dalam satu titik: tekad untuk menciptakan Pasaman yang lebih inklusif.
Di ujung acara, beberapa penerima tampak menahan air mata—bukan karena sedih, tetapi karena untuk pertama kalinya dalam waktu lama, mereka merasa dilihat sebagai manusia yang layak, bukan angka dalam laporan.
Dan hari itu, Pasaman membuktikan satu hal penting:
Harapan tidak pernah hilang. Kadang ia hanya menunggu pemerintah untuk datang menjemputnya.
Berita Lainnya
Wujud Kepedulian di HUT ke-81 RI, BAZNAS Pasaman Salurkan Bantuan Biaya Transportasi bagi Narapidana yang Memperoleh Remisi dan Akan Kembali ke Keluarga
BAZNAS Kabupaten Pasaman Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Jorong Sungai Belut
Jelang HUT ke-81 RI, BAZNAS Pasaman Salurkan Bantuan Sembako kepada Dua Veteran
BAZNAS Pasaman Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Jorong Tanjung Aro Selatan
BAZNAS Pasaman Salurkan Bantuan kepada Keluarga Korban Pelecehan Seksual di Pagaran
BAZNAS Pasaman Survei Calon Penerima Bedah Rumah di Mapat Tunggul, Anak Penyandang Disabilitas Tinggal di Rumah Berlantai Tanah
Wakil Ketua II BAZNAS Pasaman Dampingi Wakil Bupati Serahkan Bantuan Kursi Roda kepada Dua Warga Padang Gelugur
BAZNAS Pasaman Dampingi Bupati pada Gebyar PAUD dan Serahkan Bantuan Bedah Rumah untuk Keluarga Stunting
"Wakil Bupati Pasaman Tinjau Dua Lokasi Kebakaran, BAZNAS Salurkan Bantuan bagi Korban"
BAZNAS Kabupaten Pasaman Salurkan Beasiswa kepada 75 Mahasiswa STAI YDI Lubuk Sikaping
BAZNAS Kabupaten Pasaman Salurkan Bantuan Rp259,2 Juta untuk Dukung Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting
BAZNAS Kabupaten Pasaman Lakukan Survei Bedah Rumah untuk Warga Kurang Mampu di Jorong Tanjung Alai
BAZNAS Pasaman Hadir untuk Korban Kebakaran, Bantuan Diserahkan Secara Simbolis oleh Bupati
BAZNAS Pasaman Dukung Pemberdayaan Ekonomi melalui Launching Produk Tenun Kampung Zakat
BAZNAS Pasaman Salurkan Bantuan Program Pasaman Imtaq pada Kegiatan Khatamul Qur’an di Simpang Kalam

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pasaman.
Lihat Daftar Rekening →